Pengertian Seni Rupa 2D dan 3D Beserta Contohnya

Cabang seni yang dikenal sebagai seni rupa menciptakan objek yang menarik secara visual dan disentuh dengan tangan. Oleh karena itu, seni rupa seringkali terlihat estetik dan indah secara virtual dan biasanya juga memiliki tekstur khas yang dapat dirasakan dengan sentuhan.

Seni 3D dan seni 2D adalah dua kategori yang membagi seni rupa itu sendiri. Kedua jenis seni ini berbeda karena cara pembuatannya. Simak pembahasan di bawah ini untuk mengetahui jawaban dan penjelasan mengenai apa itu seni rupa 2D, serta bentuk dari kedua jenis karya seni tersebut.

Seni Rupa 2D

Karya seni 2D atau karya yang terdiri dari komponen berbentuk panjang dan lebar. Seni 2D adalah nama lain untuk seni rupa dwimatra yang mana matra berarti dimensi.

Seni rupa 2D yang paling kita kenal antara lain lukisan, gambar, foto, kolase, karikatur, ilustrasi, grafis, dan lain-lain. Namun selain contoh tersebut, ada juga karya seni terapan 2D yang bisa kita gunakan, seperti batik dan kain tenun.

Ada seniman 2D yang memiliki reputasi baik dan handal di Indonesia. Raden Saleh, seorang pelukis yang terkenal dengan karyanya Penangkapan Pangeran Diponegoro, adalah salah satunya.

Seni Rupa 3D

Seni 3D, berbeda dengan seni 2D, terdiri dari komponen panjang, lebar, dan tinggi yang bersama-sama menghasilkan volume. Alhasil, siapa pun bisa menikmati seni 3D. Seni 3D adalah istilah lain untuk jenis karya seni ini.

Kita sering melihat monumen, patung, dan bentuk seni 3D lainnya. Sedangkan keramik, tembikar, ukiran, tas, guci, gelas, meja, kursi, dan benda lain yang terbuat dari bahan 3D merupakan contoh seni terapan.

Seni rupa 3D juga dihasilkan oleh sejumlah seniman handal di Indonesia. Patung Bung Karno dibuat di Blitar oleh salah satu seniman Indonesia, Gregorius Sidharta.

Baca Juga:  Pengertian Dari Seni Rupa Serta Ciri-Ciri Dan Jenisnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *